Pemotongan Laser – Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas

Pemotongan Laser – Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas

Laser cutting process on a sheet of steel

CAD (top) and stainless steel laser-cut part (bottom)

Pemotongan laser (bahasa Inggris: Laser cutting)[1] merupakan proses mutilasi material yg memanfaatkan laser, menghasilkan rabat berkualitas tinggi, akurat secara dimensi. Laser cutting bekerja dengan mengarahkan output laser daya tinggi melalui nozzle ke materi di area lokal. CNC (Computer Numerical Control) dipakai buat mengarahkan sinar laser yg didapatkan, sebagai akibatnya sering juga disebut CNC Laser Cutting. Laser komersial buat mutilasi material menggunakan motion control system untuk mengikuti CNC atau G-code dari pola yang akan dipotong dalam material. Sinar laser terfokus Jasa Laser Cutting Medan diarahkan pada material, kombinasi panas dan tekanan menciptakan aksi mutilasi. Materi akan meleleh, terbakar, menguap, atau tertiup angin gas, menghasilkan tepi dengan bagian atas akhir berkualitas tinggi.Sejarah[sunting asal]

Pada tahun 1965, mesin laser cutting produksi pertama dipakai untuk mengebor lubang pada diamond dies. Mesin ini dibentuk oleh Western Electric Engineering Research Center. Pada tahun 1967, Inggris memelopori pemotongan jet oksigen dibantu laser untuk logam. Pada awal 1970-an, teknologi ini digunakan dalam produksi untuk memotong titanium buat aplikasi luar angkasa. Pada waktu yang sama CO2 laser diubahsuaikan untuk memotong non-logam, seperti tekstil, lantaran dalam waktu itu CO2 laser nir cukup bertenaga buat melampaui konduktivitas termal logam.Proses[sunting asal]

Pembangkitan sinar laser melibatkan stimulasi Jasa Laser Cutting bahan penguat dengan pelepasan listrik atau lampu dalam wadah tertutup. Sebagai bahan penguat distimulasi, sinar laser direfleksikan secara internal melalui cermin parsial, sampai mencapai tenaga yang relatif buat melarikan diri menjadi aliran cahaya koheren monokromatik. Cermin atau fiber umumnya dipakai buat mengarahkan cahaya yg koheren ke lensa, yg memfokuskan cahaya pada zona kerja. Bagian tersempit menurut sinar terfokus umumnya berdiameter kurang berdasarkan 0,0125 inci (0,32 mm). Tergantung pada ketebalan material, lebar garitan sekecil 0,004 inci (0,10 mm) memungkinkan. Agar bisa mulai memotong dari suatu loka selain dari tepi, penindikan dilakukan sebelum setiap mutilasi. Penindikan umumnya melibatkan sinar laser berdaya tinggi yang perlahan-huma membuat lubang dalam material, memerlukan sekitar 5 hingga 15 dtk buat stainless steel setebal 13 mm, contohnya.

Sinar paralel cahaya koheren berdasarkan sumber laser seringkali jatuh dalam kisaran berdiameter antara 0,06-0,08 inci (1,lima-dua,0 mm). Sinar ini umumnya terfokus dan diperkuat sang lensa atau cermin ke titik yg sangat minikurang lebih 0,001 inci (0,025 mm) untuk menciptakan sinar laser yg sangat bertenaga. Untuk mencapai output yang paling halus selama pemotongan kontur, arah polarisasi sinar wajibdiputar waktu melewati sekeliling workpiece yg berkontur. Untuk mutilasi lembaran logam, panjang fokus umumnya 1,lima–3 inci (38–76 mm).

Keuntungan menurut laser cutting dibandingkan mutilasi mekanis termasuk tempat kerja yang lebih mudah dan mengurangi kontaminasi workpiece (lantaran nir terdapat tepi mutilasi yg dapat terkontaminasi oleh bahan atau mencemari materi). Presisi mungkin lebih baik, lantaran sinar laser nir aus selama proses. Juga mengurangi kemungkinan membengkokkan material yang sedang dipotong, lantaran sistem laser memiliki zona kecil yg terkena panas. Beberapa bahan pula sangat sulit atau tidak mungkin dipotong menggunakan cara yang lebih tradisional.

Laser cutting buat logam memiliki keunggulan dibandingkan plasma cutting lantaran lebih presisi & memakai lebih sedikit energi ketika memotong lembaran logam; Tetapi, sebagian besarlaser industri tidak bisa memotong ketebalan logam yg lebih tebal berdasarkan yg plasma bisa. Mesin laser terkini yg beroperasi pada daya yang lebih tinggi (6000 watt, tidak selaras menggunakan rating 1500 watt mesin laser cutting terdahulu) mendekati mesin plasma dalam kemampuan mereka untuk memotong bahan tebal, tetapi porto kapital mesin laser tadi jauh lebih tinggi daripada mesin plasma cutting yang sanggup memotong bahan tebal seperti sunting asal]

Ada tiga jenis primer laser yg digunakan pada laser cutting. CO2 laser cocok buat memotong, pemboran, & engrave. Neodymium (Nd) & neodymium yttrium-aluminium-garnet (Nd: YAG) laser identik pada ragam & hanya tidak sama dalam aplikasi. Nd dipakai untuk pemboran dan pada mana energi tinggi namun pengulangan rendah dibutuhkan. Nd: YAG laser digunakan pada mana daya sangat tinggi diperlukan dan buat pemboran & pengukiran. Keduanya CO2 dan Nd / Nd: YAG laser dapat dipakai buat penJasa Laser Cutting Medan gelasan / welding.

CO2 laser umumnya “dipompa” dengan melewatkan arus melalui adonan gas (tereksitasi DC) atau menggunakan energi frekuensi radio (tereksitasi RF). Metode RF lebih baru & telah sebagai lebih terkenal. Karena desain DC memerlukan elektroda di dalam rongga, mereka bisa mengalami erosi elektroda & pelapisan bahan elektroda dalam gelas & optik. Lantaran resonator RF mempunyai elektroda eksternal, mereka tidak rentan terhadap kasus tersebut. CO2 laser digunakan buat laser cutting industrial banyak material termasuk titanium, stainless steel, baja ringan, aluminium, plastik, kayu, kayu rekayasa, lilin, kain, dan kertas. YAG laser terutama dipakai buat memotong dan mengarit logam dan keramik.

Selain sumber daya, jenis aliran gas jua dapat mensugesti kinerja laser cutting. Varian umum CO2 laser termasuk genre aksial cepat, genre aksial lambat, aliran melintang, & slab. Dalam resonator genre aksial cepat, adonan karbon dioksida, helium & nitrogen diedarkan dengan kecepatan tinggi sang turbin atau blower. Laser genre melintang mensirkulasikan adonan gas dalam kecepatan yang lebih rendah, membutuhkan blower yg lebih sederhana. Resonator berpendingin slab atau difusi memiliki medan gas statis yg nir memerlukan tekanan atau alat-alat gelas, yg mengarah pada penghematan turbin pengganti dan peralatan gelas.

Generator laser & optik eksternal (termasuk lensa fokus) memerlukan pendinginan. Bergantung dalam ukuran & konfigurasi sistem, panas limbah bisa ditransfer sang pendingin atau pribadi ke udara. Pendingin yang biasa dipakai merupakan air, umumnya diedarkan melalui chiller atau sistem transfer panas.

Microjet laser merupakan laser yang dipandu jet air di mana sinar laser yang pulsa digabungkan ke pada jet air bertekanan rendah. Ini digunakan untuk melakukan fungsi laser cutting ketika menggunakan jet air buat memandu sinar laser, seperti serat optik, melalui refleksi internal total. Keuntungan dari ini merupakan bahwa air juga menghilangkan kotoran & mendinginkan material. Keuntungan tambahan dibandingkan “dry” laser cutting tradisional adalah kecepatan memotong tinggi, garitan paralel, dan pemotongan omnidirectional.

Fiber laser adalah jenis laser keadaan padat yg berkembang pesat dalam industri mutilasi logam. Tidak seperti CO2, Teknologi fiber menggunakan media penguatan padat, nir misalnya gas atau cairan. “Benih laser” menghasilkan sinar laser & lalu diperkuat dalam serat gelas. Dengan panjang gelombang laser serat hanya 1,064 mikrometer membuat berukuran spot yg sangat kecil (sampai 100 kali lebih kecil dibandingkan menggunakan CO2) membuatnya ideal buat memotong bahan logam reflektif. Ini merupakan keliru satu keunggulan utama Fiber dibandingkan menggunakan CO2.Metode[sunting asal]

Ada poly metode tidak sama pada memotong memakai laser, menggunakan berbagai jenis yg dipakai buat memotong bahan yg tidak selaras. Beberapa metode pada laser cutting merupakan penguapan, lelehkan & tiupkan, lelehkan tiupan & bakar, perengkahan tegangan termal, pencungkil, pemotongan dingin, dan pembakaran laser cutting yang distabilkan.Penguapan[sunting asal]

Dalam pemotongan penguapan, sinar terfokus memanaskan bagian atas material ke titik didih dan membuat lubang kunci. Lubang kunci mengakibatkan peningkatan tiba-datang dalam penyerapan dengan cepat memperdalam lubang. Saat lubang semakin dalam & material mendidih, uap yang didapatkan mengikis dinding cair yang mengeluarkan ejecta & semakin memperbesar lubang. Bahan yg nir meleleh misalnya kayu, karbon & plastik termoset umumnya dipotong dengan metode ini.Lelehkan dan tiupkan[sunting sumber]

Leleh dan tiup atau peleburan memakai gas bertekanan tinggi untuk meniup bahan cair berdasarkan area pemotongan, sangat mengurangi kebutuhan daya. Pertama bahan dipanaskan ke titik leleh lalu jet gas meniup bahan yg keluar dari garitan menghindari kebutuhan buat menaikkan suhu bahan lebih jauh. Bahan yang dipotong dengan proses ini umumnya logam.Perengkahan tegangan termal[sunting sumber]

Leave a Reply