Go Public: 8 Langkah Yg Perlu Anda Ketahui Dalam Proses Ipo

Go Public: 8 Langkah Yg Perlu Anda Ketahui Dalam Proses Ipo

Dalam global bisnis, Anda tentu membutuhkan beberapa termin sampai usaha Anda sanggup berkembang & melaju pesat. Salah satu pencapaian yg paling prestisius yaitu ketika usaha Anda dapat menjadi keliru satu perusahaan yang go public atau jasa pengurusan ipo IPO. Nah, buat mencapai titik tersebut, Anda juga harus memahami proses IPO itu misalnya apa.

Mungkin beberapa menurut kalian masih bertanya-tanya IPO itu apa & apa saja manfaatnya. Nah, buat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, simak terus penerangan berikut.

Apa Itu IPO dan Apa Keuntungannya?

IPO merupakan singkatan berdasarkan Initial Public Offering yang berarti penawaran umum perdana. Masih bingung? Jadi begini, bila suatu perusahaan sudah go public atau IPO, maka perusahaan tadi dapat menjual sahamnya ke masyarakat melalui pasar kapital. Nama perusahaan tersebut juga akan tercatat jasa konsultan pada Bursa Efek Indonesia.

Nah, perusahaan-perusahaan yg telah IPO ini lalu sanggup mengumpulkan dana dari wargadan nir lagi menggunakan uang langsung. Akibatnya, kapital usaha yang dimiliki perusahaan yg telah IPO ini akan semakin besar . Semakin besarmodal bisnis yang dimiliki, tentu bisnis tadi jua akan berkembang semakin besar .

Tak hanya itu, perusahaan-perusahaan yang sudah go public ini juga memperoleh laba menurut pemerintah, lho. Kenapa bisa? Karena perusahaan-perusahaan tadi akan memperoleh penurunan pajak penghasilan (PPh) sebanyak lima%.

Bagaimana? Semakin tertarik buat memiliki perusahaan IPO? Eits, nanti dulu. Untuk sebagai perusahaan IPO ini tidak sanggup asal-asalan. Ada beberapa kondisi perusahaan saat IPO yg harus Anda penuhi terlebih dahulu.

Syarat yg Diperlukan Perusahaan IPO

Syarat-syarat yang dibutuhkan buat sebagai perusahaan IPO tentu tidak asal-asalan. Agar lebih jelas, berikut akan dijelaskan beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum suatu perusahaan dapat mencantumkan namanya di Bursa Efek Indonesia.

1. Memiliki struktur yang jelas serta orang-orang yg handal & berkompeten. Untuk memenuhi syarat ini, setidaknya perusahaan memiliki konsultan hukum, emisi impak, akuntan public, notaris, ataupun penilai independen.

2. Perusahaan wajibmemiliki keuntungan selama dua tahun terakhir. Sebenarnya perusahaan yg belum mempunyai untung juga mampu saja masuk dalam Bursa Efek. Hanya saja, nama perusahaan akan tercatat dalam papan pengembangan, bukan papan primer.

3. Memiliki aset yang nyata yg bernilai minimal 100 miliar rupiah. Nah, buat perusahaan yg nantinya akan tercantum pada papan pengembangan, memiliki aset konkret minimal senilai lima miliar rupiah.

Setelah merasa perusahaan Anda memenuhi kondisi IPO suatu perusahaan, Anda dapat mulai mendaftarkan perusahaan Anda ke Bursa Efek Indonesia. Tetapi, sebelum itu Anda pula harus mengetahui beberapa tahap dalam proses pengajuan IPO. Apa saja termin-tahapnya? berikut penjelasannya.

Langkah yg Perlu Anda Ketahui dalam Proses IPO

Seperti yang telah disebutkan pada atas, proses buat pengajuan IPO ini sangatlah ketat. Proses-proses ini pula akan menyeleksi apakah perusahaan Anda layak buat memperoleh IPO atau tidak. Berikut adalah beberapa hal yg wajibAnda siapkan untuk berakibat perusahaan Anda sebagai perusahaan IPO.

Untuk bisa lolos menurut seleksi ini, Anda perlu menciptakan tim yg bertugas khusus buat menangani hal ini. Tim spesifik ini biasanya berisi orang-orang yang kompeten & sudah mengerti betul seluk-beluk perusahaan. Agar proses IPO ini dapat berjalan menggunakan baik, Anda dapat memilih anggota tim berdasarkan perwakilan masing-masing divisi.

Anda juga dapat memilih dewan direksi menjadi pemimpin tim & kepala bagian keuangan atau direktur buat sebagai tim leadernya. Di samping itu, Anda juga dapat memilih beberapa pihak eksternal, seperti konsultan hukum atau penjamin emisi efek buat membantu tim Anda.

Sebelum menyelenggarakan IPO, Anda juga perlu mengadakan konsultan ipo Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan perusahaan go public terlebih dahulu. Rapat ini bertujuan buat memperoleh persetujuan menurut perusahaan-perusahaan pemegang saham.

Dalam rapat ini akan dibahas hal-hal yang berkaitan menggunakan persetujuan keikutsertaan pada IPO dan juga kepentingan buat membarui Anggaran Dasar perusahaan. Tak hanya itu, perkiraan jumlah saham yg akan diajukan pula sebagai keliru satu topik pembahasan dalam kedap tersebut.

Persiapan selanjutnya yaitu melengkapi dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Dokumen yg lengkap tentunya akan mendorong agama dari calon-calon investor yang akan menanamkan saham pada perusahaan Anda. Dokumen-dokumen yang diperlukan ini sangatlah banyak & dibagi menjadi empat kategori.

Kategori yg paling primer yaitu dokumen korporasi yg meliputi akta pendirian dan aturan dasar perusahaan. Kategori selanjutnya yaitu dokumen-dokumen perizinan, seperti SIUP, TDP, dan lain-lain. Nah, kategori ketiga & keempat ini berisi dokumen-dokumen terkait aset perusahaan dan beberapa dokumen pendukung lainnya.

Melaporkan Keuangan Secara Terbuka

Laporan keuangan menjadi galat satu hal paling penting pada proses go public. Setiap investor yang hendak menanam saham pada perusahaan Anda pasti akan melihat laporan keuangan perusahaan tersebut sebagai bahan pertimbangan. Maka berdasarkan itu, usahakan laporan keuangan dibuat relatif mendetail dan bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Salah satu hal krusial lainnya yg wajibAnda perhatikan yaitu penyusunan prospektus. Penyusunan prospektus ini berkaitan menggunakan laporan keuangan & kelengkapan-kelengkapan dokumen. Penyusunan prospektus ini dilakukan oleh underwriter yg ditunjuk pribadi oleh perusahaan.

Hasil prospektus nantinya akan berbentuk dokumen resmi yg dapat dipakai buat memberikan citra mengenai ajuan pada penawaran nilai saham. Hasil tersebut jua akan diperiksa sang forum aturan tertentu sesuai menggunakan dokumen-dokumen yang telah ada.

Mengajukan Pernyataan Pendaftaran

Langkah selanjutnya yaitu mengajukan pernyataan pendaftaranke Otoritas jasa konsultan ipo Jasa Keuangan (OJK). Pada tahap ini, Anda wajibmenyerahkan semua dokumen-dokumen yang dibutuhkan sang pihak OJK. Setelah dokumen tersebut diperiksa & dievaluasi pihak OJK, maka pihak OJK akan mengeluarkan surat pernyataan yg efektif.

Pada termin ini, Anda bisa memperlihatkan saham kepada wargamelalui pasar perdana atau pun IPO. Investor akan membeli saham tadi via agen-agen yang sudah ditunjuk sebelumnya. Masa penawaran ini berlangsung selama 5 hari kerja menggunakan waktu penjatahan saham selama 2 hari kerja setelah masa penawaran berakhir.

Setelah melakukan penjualan saham di pasar perdana, selanjutnya yaitu mencatatkan saham tersebut di Bursa Efek Indonesia. Nah, untuk investor yg sebelumnya nir kebagian saham pada pasar perdana bisa membeli saham sekunder pada Bursa Efek ini. Pencatatan saham pada Bursa Efek umumnya akan memakan waktu hingga 3 hari kerja.

Suatu perusahaan tentunya akan dievaluasi prestisius ketika perusahaan tersebut sanggup menjadi perusahaan go public atau IPO. Perusahaan-perusahaan yg sudah IPO ini akan lebih mudah dalam memperoleh kapital perusahaan. Meskipun demikian, buat sebagai perusahaan IPO ini tentu perlu melalui beberapa mekanisme yg ketat.

Demikian beberapa penjelasan mengenai IPO serta bagaimana proses IPO yg perlu Anda ketahui. Nah, bagi Anda yg bermimpi buat memiliki perusahaan IPO, persiapkan menurut kini, ya. Karena tanpa adanya persiapan yang matang, maka IPO ini akan sulit Anda peroleh. apabila Anda merasa resah buat menyelenggarakan IPO, Anda sanggup memakai jasa menurut Hanindo. Hanindo merupakan EO pada Jakarta yang seringkali membantu perusahan-perusahan yg akan melakukan IPO. Tidak hanya IPO, Hanindo jua membantu perusahaan buat menyelenggarakan coorporate anniversary, employee gathering, dan lainnya.

Leave a Reply